PERATURAN BETON BERTULANG INDONESIA 1971 PDF

adminComment(0)

Additional Physical Format: Online version: Panitia Pembaharuan Peraturan Beton Bertulang Indonesia. Peraturan beton bertulang Indonesia, (P.B.I. Peraturan Beton Bertulang Indonesia PBI 1. UDC a5 {9lo): PERATURAN BETON BERTULANG INDONESIA N.l. r 2 Cetakan kc 7. UDC a5 {9lo): PERATURAN BETON BERTULANG INDONESIA N.l. r 2 Cetakan kc 7 epril t DTTERBITKAN OLEH: DI.


Peraturan Beton Bertulang Indonesia 1971 Pdf

Author:COLE WALDNER
Language:English, Dutch, German
Country:Kiribati
Genre:Technology
Pages:497
Published (Last):18.05.2016
ISBN:462-7-51526-329-5
ePub File Size:15.61 MB
PDF File Size:19.60 MB
Distribution:Free* [*Registration Required]
Downloads:21058
Uploaded by: MARTIN

UDC a5 {9lo): PERATURAN BETON BERTULANG INDONESIA N.l. r 2. Cetakan kc 7 epril t DTTERBITKAN OLEH. PBI - Download as PDF File .pdf), Text File .txt) or read online. UDC a5. {9lo): PERATURAN. BETON BERTULANG INDONESIA N.l. UDC a5 {9lo): PERATURAN BETON BERTULANG INDONESIA N.l. r 2 Cetakan kc 7 epril t DTTERBITKAN OLEH: DI REKTORAT PENYELIDI.

Peraturan Beton Bertulang Klasifikasi Mutu Beton. Hansen, T. Recycling of Demolished Concrete and Masonry. Nawy, Edward G. Reinforced Concrete. Simbolon, Daslan P. Soshiroda, T. Dalam ilmu konstruksi bangunan, gempa merupakan salah satu jenis beban yang dapat Struktur bangunan dirancang mampu menahan gempa rencana sesuai peraturan yang berlaku Download gratis e book teknik sipil Kumpulan Materi Bangunan kantor 8 lantai didesain pada wilayah gempa 4 dan jenis tanah keras.

Bagian kiri dan kanan bangunan didesain dari struktur beton bertulang, sedangkan bangunan tengah dengan bentang yang lebih panjang didesain dari struktur beton prategang.

Hotel Whiz Prime lampung merupakan struktur gedung beton bertulang dengan 15 lantai dan Analisis Beban Gempa Statik Ekivalen dengan Tujuan penulisan Kata kunci: Gedung beton bertulang, penambahan pelat lantai, analisis dinamik respone spectrum Gambar 3. Kinerja suatu struktur bisa dianalisis menggunakan analisis statik nonlinier Bahan penyusun beton yang mudah didapat dengan harga yang relatif Huang, Z.

Menjelaskan analisis balok T terlentur dan penulangan tarik balok T Nonlinear Elemen Beton. Bertulang Dalam Analisis Struktur. Iman Satyarno. Untuk membuat semen, harus lakukan pengawasan yang ketat terhadap prosentase oksida di dalam bahan mentah.

Akhirnya dapat menyebabkan kerusakan dan ekspansi pada beton. Jenis struktur, cuaca dan kondisi lainnya merupakan faktor-faktor yang akan menentukan dalam memilih jenis semen yang akan dipakai.

Semen Portland tipe I merupakan semen yang paling banyak dimanfaatkan untuk konstruksi karena tidak memerlukan persyaratan-persyaratan khusus sebagimana jenis semen lainnya. Semen portland tipe II merupakan modifikasi semen portland tipe I dengan maksud untuk meningkatkan ketahanan terhadap sulfat dan dapat menghasilkan panas hidrasi yang lebih rendah. Semen jenis ini umumnya dimanfaatkan untuk konstruksi yang terletak di daerah dengan tanah yang memiliki kadar sulfat yang rendah.

Semen Portland tipe III merupakan jenis semen yang cepat mengeras. Beton yang dibuat dengan semen tipe ini akan mengeras cukup cepat dan kekuatan yang dihasilkannya dalam 24 jam akan sama dengan kekuatan beton dari semen biasa dalam 7 hari.

Sehingga hanya sekitar 3 hari kekuatan tekannya akan setara dengan kekuatan tekan umur 28 hari beton dari semen biasa. Semen tipe V umumnya digunakan untuk memberikan perlindungan terhadap bahaya korosi akibat pengaruh air laut, air danau, air tambang, maupun pengaruh garam sulfat yang banyak terdapat di dalam air tanah. Semen tipe ini memiliki daya resistensi terhadap sulfat yang lebih baik dibandingkan dengan semen tipe II.

Persentase komposisi semen portland dapat dilihat pada tabel 2. G, yang diekspos terhadap sulfat Jenis semen lainnya yaitu semen portland pozzolan yang banyak digunakan untuk konstruksi beton masif seperti bendungan karena dapat menghasilkan panas hidrasi yang rendah, dan karena jenis semen ini juga tahan terhadap sulfat sehingga sering dimanfaatkan untuk konstruksi bangunan limbah.

Dalam prakteknya, material yang dipakai disyaratkan harus melewati pengujian terhadap spesifikasi yang berlaku. Dalam penelitian ini jenis semen yang digunakan adalah semen tipe I normal yaitu tipe semen yang digunakan untuk semua tujuan Air Air digunakan pada campuran beton agar terjadi reaksi kimiawi dengan semen untuk membasahi agregat dan untuk melumas campuran agar mudah dalam pengerjaanya. Air yang mengandung senyawa-senyawa yang berbahaya, yang tercemar garam, minyak, gula, atau bahan-bahan kimia lain, bila dipakai untuk campuran beton akan dapat menurunkan kekukatan beton dan juga dapat mengubah sifat-sifat beton yang dihasilkan.

PBI 1971.pdf

Air tawar yang dapat diminum umumnya dapat digunakan dalam campuran beton. Air laut tidak boleh digunakan dalam bahan campuran beton pra-tegang atau beton bertulang karena resiko terhadap karat lebih besar. Air buangan industri yang mengandung asam alkali juga tidak boleh digunakan. Menurut ACI mengenai syarat air dalam beton yaitu air yang digunakan untuk campuran beton harus bersih, tidak boleh mengandung minyak, asam, alkali, zat organis atau bahan lainnya yang dapat merusak beton atau tulangan.

Air yang digunakan dalam pembuatan beton pra-tekan dan beton yang akan ditanami logam almunium tidak boleh mengandung ion klorida dalam jumlah yang membahayakan. Proporsi air yang sedikit akan memberikan kekuatan yang tinggi pada beton, tetapi kelemasan beton atau daya kerjanya menjadi berkurang. Sedangkan proporsi air yang agak besar dapat memberikan kemudahan pada waktu pelaksanaannya, tetapi kekuatan hancur beton akan menjadi rendah.

Proporsi air ini dinyatakan dalam rasio air semen, yaitu angka yang menyatakan perbandingan antara berat air kg dibagi dengan berat semen kg dalam adukan beton tersebut.

Beton untuk konstruksi gedung biasanya memiliki nilai rasio semen sebesar 0,45 hingga 0, Dengan rasio tersebut dapat dihasilkan beton yang kedap air, namun mutu beton tetap dipengaruhi cara pemadatan dan daya kerjanya. Bilamana daya kerja beton rendah, maka diperlukan bahan aditif, sehingga daya kerja beton menjadi lebih baik, tanpa mempengaruhi kekuatan atau rasio air semen Agregat Menurut SNI T agregat didefinisikan sebagai material granular, misalnya pasir, kerikil, batu pecah dan kerak tungku besi yang dipakai bersama-sama dengan suatu media pengikat untuk membentuk semen hidrolik atau adukan.

analysis struktur beton bertulang pdf

Walaupun fungsinya hanya sebagai pengisi, namun karena komposisinya yang cukup besar, maka agregat menjadi penting. Berdasarkan ukurannya, agregat ini dapat dibedakan menjadi : 36 1. Agregat halus merupakan agregat yang semua butirannya menembus ayakan berlubang 4,8 mm SII. Jenis agregat ini dapat dibedakan lagi menjadi : a. Pasir halus : mm b. Pasir kasar : mm 2. Agregat kasar merupakan agregat yang semua butirannya tertinggal di atas ayakan 4,8 mm SII.

Material ini merupakan hasil disintegrasi alami batuan atau hasil dari industri pemecah batu. Agregat untuk beton harus memenuhi ketentuan dari mutu dan cara uji agregat beton dalam SII ataupun persyaratan dari ASTM C tentang specification for concrete agregate.

Ukuran nominal butir agregat terbesar menurut PB, dan ACI , tidak boleh melebihi nilai berikut ini, yaitu : 1. Seperlima jarak terkecil antara bidang-bidang samping cetakan 2. Seperlima tebal pelat 3. Tiga perempat jarak bersih minimum antar batang tulangan, berkas batang tulangan, ataupun kabel prategang atau tendon prategang.

Kekuatan beton dipengaruhi oleh kualitas agregat, proporsi campuran, serta kebersihan air dan agregatnya. Oleh karena itu, selain harus memiliki kekuatan dan daya tahan yang baik, butir agregat disyaratkan harus bersih dari lumpur atau material organis lainnya yang dapat mengurangi kekuatan beton.

Hal-hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan penggunaan agregat dalam campuran beton, yaitu: Volume udara 14 Landgren, Robert, Unit Weight, Specific Gravity, Absorption and Surface Moisture, Significance of Test and Properties of Concrete and Concrete-Materials, Philadelphia, 37 Udara yang terdapat dalam campuran beton akan mempengaruhi proses pembuatan beton, terutama setelah terbentuknya pasta semen.

Volume padat Kepadatan volume agregat akan mempengaruhi berat isi dari beton jadi 3. Berat jenis agregat Berat jenis agregat akan mempengaruhi proporsi campuran dalam berat sebagai kontrol. Penyerapan Penyerapan berpengaruh pada berat jenis 5. Kadar air permukaan agregat Kadar air permukaan agregat berpengaruh pada penggunaan air pada saat pencampuran. Tabel 2. Fungsi dari bahan tambah ini adalah untuk mengubah sifat-sifat dari beton agar menjadi sesuai untuk pekerjaan tertentu, atau untuk menghemat biaya.

Karena tujuannya memperbaiki atau mengubah sifat dan karakteristik tertentu dari beton yang akan dihasilkan, maka kecenderungan perubahan komposisi dalam berat volume tidak terasa secara langsung dibandingkan dengan kompoisi awal beton tanpa bahan tambah. Di Indonesia bahan tambah telah banyak digunakan. Manfaat dari penggunaan bahan tambah ini perlu dibuktikan dengan menggunakan bahan agregat dan jenis semen yang sama dengan bahan yang akan digunakan di lapangan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan bahan tambah, yaitu : 1. Tipe semen yang akan digunakan 2. Petunjuk umum dalam menggunakan bahan tambah 3.

Cetakan kc 7 epril t979

Banyaknya bahan tambah yang digunakan dalam campuran 4. Efek dari penggunaan bahan tambah Beberapa tujuan yang penting dari penggunaan bahan tambah ini menurut manual of concrete practice dalam admixture and concrete ACI. Memodifikasi beton segar, mortar dan grouting Menambah sifat kemudahan pekerjaan tanpa menambah kandungan air atau mengurangi kandungan air dengan sifat pengerjaan yang sama.

Menghambat atau mempercepat waktu pengikatan awal dari campuran beton Mengurangi atau mencegah secara preventif penurunan atau perubahan volume beton Mengurangi segregasi 15 Tri Mulyono, Teknologi Beton, Yogyakarta: Andi, 39 Mengembangkan dan meningkatkan sifat penetrasi dan pemompaan beton segar Mengurangi kehilangan nilai slump b.

Memodifikasi beton keras, mortar dan grouting Menghambat atau mengurangi ekolusi panas selama pengerasan awal beton muda. Mempercepat laju pengembangan kekuatan beton pada umur muda Menambah kekuatan beton kuat tekan, lentur dan geser dari beton Menambah sifat keawetan beton atau ketahanan dari gangguan luar termasuk serangan garam-garam sulfat. Mengurangi kapilaritas dari air Mengurangi sifat permeabilitas Mengontrol pengembangan yang disebabkan oleh reaksi dari alkali termasuk alkali dalam agregat Menghasilkan struktur beton yang baik Menambah kekuatan ikatan beton bertulang Mengembangkan ketahanan gaya impact berulang dan ketahanan abrasi Mencegah korosi yang terjadi pada baja Menghasilkan warna tertentu pada beton atau mortar Secara umum bahan tambah yang digunakan dalam beton dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu bahan tambah yang bersifat kimiawi dan bahan tambah yang bersifat mineral.

Selain itu terdapat juga bahan tambah jenis lainnya yang sering digunakan dalam campuran beton. Bahan tambah jenis kimia ditambahkan pada saat pengadukan dan atau saat pelaksanaan pengecoran sedangkan bahan tambah jenis mineral ditambahkan pada saat pengadukan dilaksanakan.

Bahan tambah jenis kimia lebih banyak digunakan untuk memperbaiki kinerja pelaksanaan, sedangkan yang berjenis mineral lebih banyak digunakan untuk perbaikan kinerja kekuatannya. Digunakan antara lain untuk dengan tidak mengurangi kadar semen dan nilai slump untuk memproduksi beton dengan nilai perbandingan atau rasio faktor air semen yang rendah. Atau dengan tidak mengubah kadar semen yang digunakan dengan faktor air semen yang tetap maka nilai slump yang dihasilkan dapat lebih tinggi.

Bahan tambah ini dapat berasal dari bahan organik ataupun campuran anorganik untuk beton tanpa udara atau dengan udara dalam hal mengurangi kandungan air campuran. Bahan tambah ini juga dapat digunakan untuk memodifikasi waktu pengikatan beton sebagai dampak perubahan atas faktor air semen. Komposisi dari campuran bahan tambah jenis ini dibagi atas 5 jenis, yaitu : a. Asam lignosulfonic dari kandungan garam-garam b.

Modifikasi dan turunan asam lignosulfonic dan kandungan garam-garam c. Hydroxylated carboxylic acids dan kandungan garamnya. Modifikasi Hydroxylated carboxylic acids dan kandungan garamnya.

Material lainnya, seperti : - Material inorganik seperti seng, garam-garam, posfat, klorida - Asam amino dan turunannya - Karbohidrat, polisakarin dan gula asam - Campuran polimer, seperti eter, turunan melamic, naptan, silikon, hidrokarbon-sulfat.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan bahan tambah jenis ini, yaitu : - Air yang dibutuhkan 41 - Kandungan air - Konsistensi - Bleeding - Kehilangan air pada saat beton segar - Susut pada saat pengeringan - Ketahanan terhadap perubahan volume - Tipe B yaitu retarding admixtures Merupakan bahan tambah yang berfungsi untuk memperpanjang waktu pengikatan awal beton.

Penggunaannya untuk menunda waktu pengikatan beton misalnya karena kondisi cuaca yang panas, atau untuk memperpanjang waktu pemadatan untuk menghindari cold joints dan juga untuk menghindari dampak penurunan pada saat beton segar dilakukan pengecoran.

Bahan ini digunakan untuk mengurangi lamanya waktu pengeringan dan mempercepat pencapaian kekuatan pada beton. Penggunaan bahan tambah jenis ini harus didasarkan atas pertimbangan ekonomi dengan membandingkan pada pennggunaan bahan tambah lain seperti penggunaan semen yang lebih banyak, penggunaan metode perawatan dan proteksi yang berbeda, penggunaan bahan air dan agregat yang panas.

Pada umumnya kelompok jenis bahan tambah ini terbagi menjadi tiga, yaitu : 1. Larutan garam organik 2. Larutan campuran organik 3. Material miscellaneous - Tipe D yaitu water reducing and retarding admixtures Merupakan bahan tambah yang berfungsi ganda yaitu untuk mengurangi air dan sekaligus juga untuk memperlambat waktu pengikatan awal beton.

Bahan tambah jenis ini digunakan untuk menambah kekuatan beton dan juga akan mengurangi 42 kandungan semen yang sebanding dengan pengurangan kandungan air. Perbandingan antara mortar dengan agregat kasat tidak boleh berubah, sehingga bila terjadi perubahan pada kandungan air, atau udara maupun semen, harus diatasi dengan perubahan kandungan agregat halus sehingga volume tidak berubah.

Bahan ini juga digunakan untuk menambah kekuatan beton. Kondisi yang dikehendaki dari bahan tambah ini adalah kuat tekan beton yang tinggi namun kecepatan pengikatan yang diinginkan dapat lebih tinggi. Kadar pengurangan air dalam bahan tambah ini lebih tinggi sehingga diharapkan kekuatan beton yang dihasilkan lebih tinggi dengan air yang sedikit, namun tingkat kemudahan pekerjaan juga lebih tinggi.

Dosis yang berlebihan akan menyebabkan menurunnya kekuatan tekan beton. Jenis bahan tambah ini dapat berupa superplasticizer.

Tiga jenis plasticizer yang dikenal adalah : 1. Kondensi sulfonat melamin formaldehid dengan kandungan klorida sebesar 0.

Sulfonat nafthalin formaldehid dengan kandungan klorida yang dapat diabaikan 3. Bahan tambah ini 43 digunakan biasanya untuk kondisi pekerjaan yang sempit karena sedikitnya sumber daya yang mengelola beton karena terbatasnya sumber daya Bahan Tambah Mineral additive Bahan tambah jenis ini merupakan bahan tambah yang dimaksudkan untuk memperbaiki kinerja beton.

Namun saat ini bahan tambah jenis ini lebih banyak digunakan untuk memperbaiki kinerja tekan beton. Beberapa keuntungan penggunaan bahan tambah mineral diantaranya, yaitu : 16 - Memperbaiki kinerja workability - Mengurangi panas hidrasi - Mengurangi biaya pekerjaan beton - Mempertinggi daya tahan terhadap serangan sulfat - Mempertinggi daya tahan terhadap serangan alkali-silika - Mempertinggi usia beton - Mempertinggi kekuatan tekanbeton - Mempertinggi keawetan beton - Mengurangi penyusutan - Mengurangi porositas dan daya serap air dalam beton Adapun beberapa jenis yang termasuk dalam bahan tambah jenis ini, yaitu : 1.

Abu terbang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu abu terbang yang normal yang dihasilkan dari pembakaran batu bara antrasit atau batu bara bitomius dan abu terbang kelas C yang dihasilkan dari batu bara jenis lignite atau subbitumeus.

Kandungan kimia yang dibutuhkan dalam abu terbang dapat dilihat dalam tabel di bawah ini. Adapun beberapa keuntungan penggunaan slag dalam campuran beton adalah : 17 - Mempertinggi kekuatan tekan beton karena kecenderungan melambatnya kenaikan kekuatan tekan - Menaikkan ratio antara kelenturan dan kuat tekan beton - Mengurangi variasi kekuatan tekan beton - Mempertinggi ketahanan terhadap sulfat dalam air laut - Mengurangi serangan alkali-silika - Mengurangi panas hidrasi dan menurunkan suhu - Memperbaiki keawetan karena pengaruh perubahan volume - Mengurangi porositas dan serangan klorida 3.

Penggunaan bahan tambah ini dalam campuran beton dimaksudkan untuk menghasilkan beton dengan kekuatan tekan yang tinggi.

Misalnya untuk struktur 17 Tri Mulyono, Teknologi Beton, Yogyakarta: Andi, 45 kolom, dinding geser, beton prategang dan lainnya. Selain itu juga dapat digunakan untuk menaikkan mutu beton dan mengurangi permeabilitas maupun biaya produksi beton. Air entraining Merupakan bahan tambah yang membentuk gelembung-gelembung udara berdiameter 1 mm atau lebih kecil di dalam beton selama pencampuran.

Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah pengerjaan beton pada saat pengecoran dan dapat menambah ketahanan awal pada beton. Banyaknya bahan tambah jenis ini tergantung pada bentuk dan gradasi agregat yang digunakan.

10 departemen pekerjaan umum peraturan beton

Semakin halus ukuran agregat maka semakin besar persentase bahan tambah yang diperlukan. Penambahan bahan jenis ini dapat mengurangi kekuatan udara, tetapi dengan mempertahankan kandungan semen dan kemudahan kerja, pengurangan kekuatan ini dapat dicegah karena faktor air semennya yang berkurang. Beton tanpa slump Beton tanpa slump didefinisikan sebagai beton yang mempunyai slump sebesar 1 inchi Pemilihan bahan tambah ini tergantung pada sifat-sifat beton yang diinginkan.

Polimer Merupakan bahan tambah yang dapat menghasilkan kekuatan tekan beton yang tinggi sekitar psi atau lebih dan kekuatan tariknya sekitar Psi atau lebih. Beton yang ditambah bahan jenis ini diproduksi dengan cara : - Memodifikasi sifat beton dengan mengurangi air di lapangan - Menjenuhkan dan memancarkannya pada temperatur yang sangat tinggi di laboratorium d.

Bahan pembantu untuk mengeraskan permukaan beton hardener concrete Merupakan bahan tambah yang berfungsi untuk memperkeras permukaan beton sehingga mengurangi pengausan pada permukaan beton. Contohnya penggunaan pada lantai untuk bengkel alat-alat berat. Terdapat dua jenis bahan ini, yaitu : 47 - Agregat beton yang terbuat dari bahan kimia - Agregat metalik yang terdiri dari butiran-butiran halus e.

Bahan pembantu kedap air water proofing Merupakan bahan tambah yang berfungsi untuk mengurangi permeabilitas air. Jenis bahan tambah ini mempunyai partikel-partikel halus dan gradasi yang menerus dalam campuran beton. Bahan tambah pemberi warna Merupakan bahan tambah yang memberikan keindahan pada beton, sehingga tidak diperlukan pengecatan lagi pada beton. Bahan tambah ini biasanya dicampurkan dalam suatu adukan yang mutunya terjamin baik. Bahan tambah untuk memperkuat ikatan beton lama dengan beton baru Biasanya bahan tambah ini disebut dengan bonding agent yang merupakan larutan polimer.

Proses pembuatan PET memerlukan suhu yang sangat tinggi di atas C untuk produk yang secara komersial memiliki kemampuan kristalisasi cepat.Proses pembuatan benda uji dilakukan setelah hasil rancangan beton didapatkan.

Pada benda uji double L ini, dianggap memiliki potensi retak, sehingga perlu diterapkan konsep geser friksi. Beton Ringan Merupakan beton yang diproduksi dengan menggunakan agregat ringan. Pada penelitian ini hanya dilakukan pengujian pada kondisi padat, yaitu dengan cara ditusuk. Faktor utama yang menentukan besarnya susut adalah kandungan air dalam adukan beton.

Dan tahap kedua dikatalis oleh antimoni. The test results showed that bamboo fiber concrete increase the tensile strength test and compressive strength test result.

Beton jenis ini digunakan bila masalah ruang tidak menjadi masalah. Full Text: References Anonim.

REANNA from Portland
Please check my other articles. I have only one hobby: ice sledge hockey. I fancy sharing PDF docs really .
>